Tampilkan postingan dengan label Antialergi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antialergi. Tampilkan semua postingan
Rabu, 19 Juli 2017
Mengenal Logo / Penanda Obat
Juli 19, 2017Analgesik/Nyeri, Anti Bakteri, Anti Infeksi Jamur, Anti Mikroba, Anti Virus, Antialergi, Antibiotik, Antiepilepsi, Antifluensa, Antimigran, Herbal, PenisilinNo comments
Ada 4 jenis logo /Penanda obat yang beredar yaitu :
1.Obat bebas
2.Obat bebas Terbatas
3.Obat Keras
4. Obat Narkotika
Silakan simak keterangan di bawah ini
https://obatherbalkimia.blogspot.com/
Minggu, 18 Juni 2017
ACYCLOVIR 5 GRM CREAM
ACYCLOVIR 5 GRM CREAM adalah obat infeksi virus herpes simplex pada kulit dan selaput lendir, ' termasuk herpes genitalis yang inisial dan rekuren.
KOMPOSISI
Tiap gram krim mengandung acyclovir 50 mg.
CARA KERJA OBAT
Acyclovir adalah nukleosida purin asiklik yang secara in vitro mempunyai aktivitas menghambat virus herpes simplex (HSV) tipe I dan HSV tipe II, Varicella Zoster, Epstein-Barr, dan Cytomegalovirus. Acyclovir diaktivasi oleh thymidine kinase virus herpes sehingga mengalami fosforilasi membentuk acyclovir trifosfat yang merupakan acyclovir bentuk aktif. acyclovir trifosfat akan mengganggu virus herpes simplex DNA polymerase dan menghambat replikasi DNA virus dan menghambat DNA polymerase selular.
INDIKASI
Pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit dan selaput lendir, ' termasuk herpes genitalis yang inisial dan rekuren.
CARA PENGGUNAAN
Topikal
DOSIS DAN CARA PEMBERIAN
- Oleskan tipis-tipis hingga menutupi seluruh bagian kulit yang mengalami Iesisetiap3jam 6 kali sehari selama 7 hari.
- Ukuran dosis setiap pemberian akan tergantung pada luasnya daerah lesi.
- Pengobatan akan tercapai dengan baik jika dimulai pada awal terjadinya tanda-tanda atau gejala infeksi.
- Gunakan sarung tangan karet saat mengoleskan krim acyclovir untuk mencegah autoinokulasi pada bagian tubuh yang lain atau menulamya InfeksL pada orang lain.
PERINGATAN DAN PERHATIAN
- Hanya untuk pemakaian kulit dan tidak digunakan untuk mata.
- Jangan melampaui dosis yang dianjurkan, jumlah pemakaian dan lamanya pengobatan.
- Jangan digunakan untuk pencegahan infeksi HSV rekuren.
- Acyclovir jangan digunakan selama kehamilan kecuali keuntungannya lebih besar daripada resikonya terhadap fetus.
- Hati-hati jika acyclovir diberikan pada wanita yang menyusui.
EFEK SAMPING
Nyeri ringan termasuk rasa terbakar sementara dan rasa yang menyengat. Reaksi lokal termasuk pruritus, rash, vulvitis, dan edema.
KONTRAINDIKASI
Untuk penderita yang hipersensitif terhadap acyclovir.
CARA PENYIMPANAN
Simpan dalam wadah tertutup rapat, di tempat sejuk.
Kemasan dan Nomor Registrasi
Acyclovir 5%, tube 5 g krim
No. Reg. GKL9620919229A1
http://obatherbalkimia.blogspot.com/
Jumat, 16 Juni 2017
ACIFAR CR
ACIFAR
Acifar kaplet adalah obat yang digunakan untuk mengobati herpes simplex, herpes zoster, herpes genital, dan cacar. Acifar kaplet mengandung acyclovir, obat yang termasuk sebagai antivirus.
Berikut ini adalah informasi lengkap acifar kaplet yang disertai tautan merk-merk obat lain dengan nama generik yang sama.
PABRIK
Ifars
GOLONGAN
Harus dengan resep dokter
KEMASAN
Acifar kaplet dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :
Dos 10 x 10 kaplet 200 mg
Dos 3 x 10 kaplet 400 mg
Tersedia juga sediaan acifar cream 5 %.
KANDUNGAN
tiap kemasan acifar kaplet mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :
Acyclovir 200 mg / kaplet
Acyclovir 400 mg / kaplet
SEKILAS TENTANG ZAT AKTIF (NAMA GENERIK)
Acyclovir adalah obat anti virus yang digunakan untuk mengobati infeksi herpes simpelx, herpes zoster, dan campak. Acyclovir bekerja dengan cara menghambat sistesis DNA dan replikasi virus.
INDIKASI
Kegunaan acifar kaplet (acyclovir) adalah untuk hal-hal berikut :
Mengobati herpes simplex akut pada kulit dan membran mukosa, herpes zoster, dan herpes genital episode awal ataupun berulang.
Sebagai terapi pencegahan (profilaksis) kambuhnya herpes simplek pada pasien immune compromised.
Untuk mengobati infeksi cacar (varicella).
Digunakan juga untuk mengobati herpes simplex encephalitis pada neonatus dengan usia > 6 bulan.
KONTRA INDIKASI
Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas terhadap acyclovir dan valasiclovir.
EFEK SAMPING ACIFAR KAPLET
Berikut adalah beberapa efek samping acifar kaplet (acyclovir) yang mungkin terjadi :
Efek samping yang sering dilaporkan akibat pemakaian obat ini adalah terjadinya gangguan pada saluran pencernaan seperti sakit perut, mual, muntah, dan diare.
Efek samping yang lebih jarang adalah terjadinya gangguan pada ginjal dan kadar trombosit yang rendah.
Efek samping lainnya misalnya pusing, sakit kepala, bingung, halusinasi, mengantuk, rasa lelah, ruam pada kulit, urtikaria, pruritis, fotosensitifitas, hepatitis, jaundice, dyspnoea, angiodema, peningkatan bilirubin, peningkatan enzim hati dan reaksi anafilaksis.
PENGGUNAAN ACIFAR KAPLET OLEH WANITA HAMIL
FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan acyclovir kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :
penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.
Obat ini bisa digunakan dengan aman oleh wanita hamil. Namun tetap harus memperhatikan dosis yang dianjurkan.
PERHATIAN
Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan acifar kaplet, adalah sebagai berikut :
Sebaiknya obat digunakan bersama makanan untuk mengurangi efek terhadap saluran pencernaan.
Obat ini bisa menyebabkan kantuk. Sebaiknya tidak mengemudi, menjalankan mesin atau menjalankan aktivitas yang memerlukan konsentrasi tinggi selama menggunakan obat ini.
Jika anda ibu menyusui, sebaiknya hanya menggunakan obat ini jika direkomendasikan oleh dokter.
Acyclovir bisa menyebabkan gangguan ginjal bahkan gagal ginjal. Oleh karena itu, pasien yang menggunakan obat ini harus mendapat asupan cairan yang cukup untuk mencegah terjadinya kristaluria/toksisitas ginjal.
INTERAKSI OBAT
Berikut adalah interaksi obat-obat yang mengandung acyclovir termasuk acifar kaplet dengan obat-obat lain jika digunakan secara bersamaan :
Obat-obat agen nefrotoksik meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal dan potensi terjadinya efek samping pada sistem saraf pusat.
Obat golongan siklosporin meningkatkan efek nefrotoksisitas.
Probenesid menurunkan ekskresi acifar kaplet (acyclovir) sehingga meningkatkan konsentrasinya di dalam plasma.
mikrofenolat meningkatkan kadar acifar kaplet (acyclovir) dalam plasma.
DOSIS ACIFAR KAPLET
Berikut adalah dosis acifar kaplet (acyclovir) :
Dosis lazim untuk pengobatan herpes simplex :
Dewasa dan anak usia ≥ 2 tahun : 5 x sehari 200 mg, selama 5 hari. Obat diberikan setiap 4 jam, tanpa dosis malam. Dosis dapat ditingkatkan sampai dengan 5 x sehari 400 mg.
Anak usia < 2 tahun : ½ dosis dewasa.
Dosis lazim untuk supresi herpes simplex pada pasien immune compromised :
Dewasa : 4 x sehari 200 mg. obat diberikan setiap 6 jam.
Dosis untuk profilaksis herpes simplex pada pasien dengan gangguan sistem imun :
Dewasa dan anak ≥ 2 tahun : 4 x sehari 200 mg. Obat diberikan setiap 6 jam.
Pasien dewasa dengan gangguan sistem imun berat, misalnya pasien yang telah menjalani transpaltasi sumsum tulang : dosis bisa ditingkatkan sampai 4 x 400 mg.
Anak usia < 2 tahun : ½ dosis dewasa.
Dosis lazim untuk pengobatan cacar (varicella) dan herpes zoster
Dewasa : 5 x sehari 800 mg. obat diberikan setiap 4 jam selama 7 hari.
Anak usia : 20 mg / kg BB. obat diberikan 4 x sehari dengan dosis maksimal 800 mg.
Anak usia < 2 tahun : 4 x sehari 200 mg.
Anak usia 2-5 tahun : 4 x sehari 400 mg.
Anak usia > 6 tahun : 4 x sehari 800 mg.
Penyesuaian dosis :
klirens kreatinin 25-50 ml/menit : frekuensi pemberian obat dikurangi menjadi setiap 12 jam.
klirens kreatinin 10-25 ml/menit : frekuensi pemberian obat dikurangi menjadi setiap 24 jam.
klirens kreatinin 0-10 ml/menit : frekuensi pemberian obat disesuaikan dengan hasil dialisis.
Pasien yang sedang menjalani hemodialisis dan dialisis peritonial : ½ dosis yang diberikan setiap 24 jam.
Pasien lanjut usia yang memiliki gangguan fungsi ginjal, dosis 24 jam mengikuti penyesuaian dosis di atas.
http://obatherbalkimia.blogspot.com/
ACIFAR 400 MG TAB
Juni 16, 2017Analgesik/Nyeri, Anti Bakteri, Anti Virus, Antialergi, Antibiotik, Antiepilepsi, AntimigranNo comments
Pengertian
Asiklovir adalah Obat dengan banyak nama dagang (nama paten) yang salah satunya adalah ACIFAR 400 MG tab yang digunakan sebagai pengobatan Anti Virus untuk membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan virus seperti Cacar Air (disebabkan oleh virus Varicella Zoster) dan Herpes Simplex. Selain membantu mengobati cacar air, obat ini juga Shingles (Cacar Air) yang disebabkan oleh Herpes Zoster. Tab ACIFAR 400 MG hanya membantu mengobati infeksi yang disebabkan oleh virus sehingga pengobatan ACIFAR pada tab 400 MG untuk jamur dan infeksi bakteri tidak akan bekerja. Penyalahgunaan dan penggunaan ACIFAR 400 MG yang tidak tepat dapat menyebabkan Virus menjadi resisten (kebal terhadap pengobatan) dan mengurangi keefektifan ACIFAR 400 MG tab. Hindari penggunaan ACIFAR 400 MG pada ibu hamil dan menyusui.
Informasi
1.Kelompok: Obat Keras.
2.Kategori: Obat-obatan.
3,si: Acyclovir.
4.Bentuk: Tablet.
5.Unit Penjualan: Tablet.
6.Farmasi: Ifars Pharmaceutical Laboratories PT.
Kegunaan
1.ACIFAR 400 MG tab yang mengandung Acyclovir digunakan untuk:
2.Menekan pengulangan herpes simplex Sebagai pengobatan utama pada infeksi Herpes simpleks
3.Pencegahan herpes simpleks pada pasien dengan sistem kekebalan tubuh kurang
4.Membantu mengobati Varicella zoster (cacar air) dan Herpes zoster (Shakespear / herpes zoster)
Dosis & Cara Pakai
1.ACIFAR 400 MG tab yang mengandung Acyclovir adalah Obat yang termasuk dalam 2.Kelompok Obat Sulit, sehingga membeli tab ACIFAR 400 MG harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan tab ACIFAR 400 MG harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan karena dosis penggunaan tab ACIFAR 400 MG bervariasi setiap individu tergantung berat dan tingkat keparahan penyakit yang diderita.
Tab ACIFAR 400 MG bisa diminum sebelum atau sesudah makan untuk mengurangi kemungkinan nyeri atau rasa tidak nyaman perut. Untuk hasil maksimal, ACIFAR 400 MG tab diminum setiap hari dan tidak praktis dalam waktu bersamaan setiap hari. Jika secara tidak sengaja Anda lupa minum 400 MG ACIFAR tab, disarankan untuk mengambilnya sesegera mungkin jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan mengganti dosis yang terlewatkan dengan menggandakan dosis pada jadwal berikutnya.
Efek samping
Semua Obat pasti memiliki efek samping, tapi tidak semua orang akan mengalami efek samping ini.
Kemungkinan efek samping selama penggunaan ACIFAR 400 MG termasuk:
1.Demam
2.Sakit kepala
3.Pusing
4.Gangguan gastrointestinal (mual, muntah, diare atau konstipasi)
5.Angioedema (Pembengkakan kulit yang mendasari akibat alergi)
Efek pada saraf sementara yang akan pulih setelah penggunaan tab 400GDACAC dihentikan (kelesuan, kantuk, kebingungan, halusinasi, agitasi / kegelisahan, goncangan / gangguan goyah, halusinasi dan kejang yang tidak terkendali)
Rambut rontok
Jika efek sampingnya tetap memburuk, segera berhenti menggunakan ACIFAR 400 MG tab dan konsultasikan dengan dokter.
http://obatherbalkimia.blogspot.com/

















